Rabu, 28 April 2010

Duh, 267 Sekolah 100 Persen tak Lulus UN

JAKARTA. Jumlah sekolah yang 100 persen tidak lulus Ujian Nasional (UN) tahun ini berjumlah 267 (1,62 persen) daritotal 16.467 sekolah yang mengikuti UN. Dari 267 sekolah tersebut, jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 7.648 (0,50 persen) siswa dari total 1.522.156 siswa yang mengikuti UN.

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Mohammad Nuh, mengatakan, sekolah yang kelulusannya 0 persen (ketidaklulusan 100 persen) paling banyak adalah sekolah swasta. Perbandingannya, sekolah negeri 34,02 persen dan sekolah swasta 65, 98 persen.

Dari 267 sekolah, 51 sekolah negeri yang ketidaklulusannya 100 persen dengan jumlah siswa sebanyak 2.602 siswa, sementara sekolah swasta berjumlah 216 sekolah yang ketidaklulusan siswanya 100 persen dengan jumlah siswa sebanyak 5.046 siswa. Sementara, sekolah yang kelulusannya 100 persen sebanyak 5.795 sekolah atau 35,17 persen, dengan jumlah siswa sebanyak 418.885 orang atau 27,52 persen.

“Provinsi yang paling banyak ketidaklulusan sekolahnya 0 persen adalah Kalimantan Timur, sebanyak 39 sekolah atau 1.158 siswa. Ada juga sekolah yang siswanya tidak lulus semua di DKI Jakarta ada 10 sekolah, dengan jumlah perserta 143 siswa,” ujar Mendiknas, Selasa (27/4).

Selain Kalimantan Timur, Sumatra Tenggara (Sultra) menduduki posisi kedua, sebagai provinsi yang sekolahnya paling banyak tidak lulus 100 persen, sebanyak 26 sekolah dengan jumlah siswa 768 orang. Mendiknas menyampaikan, banyaknya siswa yang tidak lulus UN tersebut bukan sebagai kegagalan. “Saya rasa bukan kegagalan, ya biasa saja, kan masih ada kesemapatan, dan kami akan beri intervensi kepada provinsi, sekolah, dan mata pelajaran apa yang paling banyak tidak lulus,” ujarnya.

Lebih lanjut Mendiknas menyampaikan, dengan adanya siswa yang bunuh diri karena UN, bukan berarti UN harus dihentikan. “Kalau ada yang bunuh diri di mal, apakah mal-nya ditutup, tidak kan?” tandasnya.


Sumber: Republika Newsroom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar