Keluarga sangat menentukan prestasi dan perkembangan kepribadian anak di usia remaja.
Demikian disampaikan psikolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Kwartarini Wahyu Yuniarti, Sabtu (18/6/2011)
“Interaksi anggota keluarga yang satu dengan yang lainnya menyebabkan seorang anak lebih mengetahui perannya sebagai individu dan makhluk sosial,” kata Yuni.
Menurut dia, hal itu berbeda dengan konsep psikologi Barat yang menitikberatkan perkembangan kepribadian remaja berdasarkan lingkungan teman sekitarnya.







